Recall Kedua dalam Dua Tahun
Ini bukan kasus pertama bagi Omoda 5 di Malaysia. Pada 2024, as roda belakang satu unit lepas saat kendaraan melaju. Chery Malaysia menarik 600 unit untuk diperiksa, bahkan sebelum JPJ mengeluarkan pernyataan.
Saat itu perusahaan menyebut kalibrasi alat las yang meleset sebagai akar masalah. Sebanyak 60 unit produksi 15 Agustus 2023 teridentifikasi memakai komponen bermasalah. Kasus itu dinyatakan selesai pada Juni 2024.
Perbedaan cakupan antara 600 unit pada 2024 dan 8.878 unit pada 2026 menjadi pertanyaan publik. Chery belum menjelaskan secara rinci hubungan temuan teknis kedua kampanye. Sejumlah pengamat meminta penjelasan tertulis agar konsumen memahami risikonya, seperti dikutip SoyaCincau.
Iklan

Paviliun Akademika: punya kost tanpa repot kelola
Paviliun Akademika menghadirkan pilihan investasi kost terkelola di Akademika Townhouse, Gowa. Unit disiapkan untuk disewakan, dengan pengelolaan kawasan yang ditangani pemilik proyek.
Bagaimana dengan Omoda 5 di Indonesia
Omoda 5 juga dipasarkan di Indonesia oleh Chery Sales Indonesia. Unit untuk pasar Tanah Air dirakit di fasilitas mitra Chery, Handal Indonesia Motor. Perakitan itu berbeda dari unit Malaysia yang dirakit Inokom di Kedah.
Versi penyegaran Omoda 5 di Indonesia berganti nama menjadi Chery C5 sejak Juni 2025. Model itu memakai suspensi belakang multi-link. Omoda 5 di Indonesia sebelumnya pernah menjalani recall yang melibatkan 420 unit.
Chery Sales Indonesia menyatakan belum akan melakukan recall. Perusahaan masih menunggu hasil investigasi Chery global. Mereka juga menyebut belum menerima laporan insiden serupa di Indonesia, tetapi mempersilakan konsumen memeriksakan kendaraan di bengkel resmi.
Apa yang Diketahui
Insiden as roda copot terjadi di Johor Bahru pada 6 Oktober 2026 tanpa korban luka. JPJ menangguhkan sertifikasi tipe Omoda 5 pada 11 Oktober. Chery Malaysia menarik 8.878 unit varian C dan H untuk pemeriksaan serta penggantian komponen gratis.
Penyebab awal adalah kekuatan las pada lengan belakang as roda yang tidak memadai. Model dengan desain itu sudah dihentikan produksinya. Chery menyatakan model yang dijual saat ini tidak terdampak.
Chairman Chery Holding Group meminta maaf kepada pemerintah Malaysia dan konsumen. Ia berjanji bertanggung jawab dan menekankan pentingnya kepatuhan pada aturan setempat.
Apa yang Belum Terkonfirmasi
Belum ada keterangan resmi soal jumlah unit di luar Malaysia yang memakai komponen dari batch sama. Chery hanya menyebut pemeriksaan sedang berjalan di China dan pasar lain. Hasilnya belum dipublikasikan.
Penyebab pasti kelemahan las belum dijelaskan secara teknis. Perusahaan tidak merinci apakah masalah berasal dari alat, proses, atau bahan. Penjelasan itu penting untuk memastikan perbaikan tidak berulang.
Status unit di Indonesia juga belum final. Chery Sales Indonesia masih menunggu investigasi global. Konsumen belum mendapat kepastian apakah kendaraan mereka termasuk dalam batch berisiko.
Pelajaran bagi Konsumen
Pemilik kendaraan sebaiknya menyimpan bukti servis dan memantau pengumuman resmi produsen. Nomor rangka menjadi kunci untuk memeriksa status kampanye recall. Jangan mengandalkan informasi dari unggahan media sosial tanpa konfirmasi.
Gejala awal masalah as roda perlu dikenali. Bunyi tidak wajar dari bagian belakang atau getaran saat melaju layak diperiksa. Semakin cepat diperiksa, semakin kecil risiko kerusakan lanjutan.
Kasus ini juga menjadi pengingat bagi produsen baru. Kualitas setelah penjualan menentukan reputasi merek. Uji kendaraan di Indonesia dan pengalaman pengguna bisa dibaca dalam artikel uji BYD M6 DM dan M6 EV. Aturan kendaraan bersubsidi juga dibahas dalam artikel barcode BBM subsidi untuk kendaraan lain.
FAQ Seputar Recall Omoda 5
Berapa unit yang ditarik dalam recall?
Chery Auto Malaysia menarik 8.878 unit Omoda 5 varian C dan H. Semua unit berhak mendapat pemeriksaan dan penggantian komponen tanpa biaya di pusat servis resmi. Pemilik dapat memeriksa nomor rangka di laman Chery Malaysia.
Apa penyebab as roda copot?
Investigasi awal menemukan kekuatan las pada lengan belakang as roda tidak memadai di sebagian unit. Kondisi itu berisiko membuat las robek pada kondisi ekstrem. Model dengan desain tersebut sudah dihentikan produksinya.
Apakah Omoda 5 di Indonesia ikut ditarik?
Chery Sales Indonesia menyatakan belum melakukan recall dan masih menunggu investigasi global. Perusahaan menyebut belum menerima laporan insiden serupa di Indonesia. Konsumen tetap bisa meminta pemeriksaan di bengkel resmi meski bukan bagian dari kampanye recall.
Baca juga
- Berita Viral: Wali Kota Madiun Nonaktif Divonis 5 Tahun
- Politik Nasional: 63,3 Persen Nilai Pemerintah Mampu
- Tambang Nasional: IUP 3.500 Hektare di Nabire Dicabut
Kumpulan berita terbaru seputar berita Luwu Timur ada di kanal berita Luwu Timur.


