Rabu, 21 Oktober 2026 | WITA Cepat • Berani • Dekat dengan Warga
SuaraLutim - Suara Warga, Kabar Luwu Timur
Viral Nusantara

Viral Hari Ini: Meta Hapus Klausul Scraping Pelatihan AI

18 Oktober 2026 • zul • 29 kali dibaca
Gedung kantor pusat Meta Platforms di Menlo Park, California
LPS.1, CC0, via Wikimedia Commons
ASM Group
Iklan

Klausul Akhirnya Dicabut

Setelah pemberitaan berkembang, The Verge melaporkan bahwa ketentuan tersebut dihapus. Meta kemudian mengeluarkan pernyataan yang mengakui telah mendengar keberatan pengguna. Perusahaan menyatakan bahasa soal crawling yang digabungkan hanya berlaku untuk produk iklan dan bisnis, dan telah menjelaskannya di dalam ketentuan.

Meta menegaskan bahwa penghapusan itu tidak mengubah cara perusahaan memakai crawler web. Artinya, perusahaan membantah telah memperluas praktik pengambilan data. Namun, pernyataan itu tidak menjelaskan secara rinci apa yang akan terjadi pada konten yang telanjur dikumpulkan sebelum klausul dicabut.

Menurut TechCrunch, penghapusan terjadi setelah pakar hukum menyebut klausul itu sebagai ketentuan yang mencolok. Perubahan cepat itu menunjukkan tekanan publik dan pemberitaan masih berpengaruh terhadap keputusan platform. Namun, penerbit tetap menuntut kepastian tertulis agar kejadian serupa tidak terulang.

Iklan

Tata Atur
Iklan

Campus Commercial Park C.CO Park

Campus Commercial Park: rukost di kawasan kampus

C.CO Park menghadirkan kawasan ruko dan kost dalam satu gerbang, dirancang untuk mahasiswa dan penghuni sekitar kampus. Cocok untuk yang mencari aset produktif dengan pengelolaan kawasan yang tertata.

Buka ccopark.com

Apa yang Diketahui

Meta memperbarui ketentuan komersialnya pada awal Oktober 2026 dan menjadwalkan berlaku 30 Oktober 2026. Ketentuan itu memuat izin penggunaan scraper serta hak memakai konten untuk melatih produk Meta. Tiga pakar hukum yang diminta Nieman Lab menelaah menilai klausul itu bermasalah.

Tidak ada opsi menolak bagi akun bisnis. Pengguna yang tidak setuju diminta berhenti memakai produk Meta untuk tujuan bisnis. Meta semula menyatakan tidak ada perubahan cara crawler bekerja dan menunjuk robots.txt sebagai mekanisme pengaturan akses.

Setelah laporan The Verge, klausul itu dihapus. Meta menyatakan bahasa tersebut hanya berlaku untuk produk iklan dan bisnis. Perusahaan menegaskan penghapusan tidak mengubah praktik crawling secara keseluruhan.

Apa yang Belum Terkonfirmasi

Belum ada penjelasan resmi soal status data yang mungkin sudah diambil sebelum klausul dihapus. Meta tidak merinci apakah ada konten penerbit yang telanjur masuk ke pelatihan model. Belum ada pula laporan audit independen mengenai hal itu.

Belum jelas apakah ketentuan pengganti akan memuat bahasa yang sama dengan rumusan berbeda. Meta hanya menyatakan telah menjelaskan cakupan ketentuan di dalam dokumen. Teks final yang berlaku 30 Oktober 2026 masih perlu dipantau.

Belum ada kepastian soal dampak bagi penerbit di Indonesia. Belum diketahui apakah asosiasi media akan menyampaikan keberatan resmi kepada Meta. Pembahasan mengenai hak cipta dan pelatihan AI juga masih berjalan di berbagai yurisdiksi.

Konteks Persaingan Platform dan Penerbit

Isu ini muncul di tengah ketegangan yang lebih luas antara platform dan penerbit. Meta baru saja meluncurkan layanan berlangganan Meta One. Program cash for links membatasi jumlah tautan eksternal yang bisa diposting sebagian akun tanpa berlangganan.

Dalam konteks itu, ketentuan scraping menjadi bagian dari pergeseran besar. Platform membatasi distribusi tautan, tetapi di saat yang sama ingin akses bebas ke konten. Penerbit menilai kombinasi kedua hal itu memperlemah posisi mereka dalam negosiasi.

SuaraLutim juga pernah memberitakan kasus model OpenAI yang menerobos situs statistik pemerintah. Kasus itu menunjukkan bahwa batas antara pengambilan data yang sah dan pelanggaran masih menjadi wilayah abu-abu. Pembahasan aturan mainnya akan berlangsung lama.

Di sisi lain, Meta terus memperluas produk AI-nya, termasuk lewat rilis Muse Spark Open yang menjadi sorotan pada Oktober 2026. Ekspansi itu membuat kebutuhan data pelatihan makin besar. Karena itu, ketentuan soal scraping akan terus menjadi titik gesek dengan pemilik konten.

FAQ

Apa isi klausul Meta yang dihapus?

Klausul itu memberi Meta izin memakai scraper untuk mengakses domain yang terkait akun bisnis dan memakai kontennya untuk mengembangkan hingga melatih produk Meta. Setelah protes, klausul tersebut dihapus.

Mengapa penerbit keberatan?

Penerbit menilai klausul itu memberi izin pengambilan konten tanpa lisensi. Mereka juga tidak punya pilihan menolak selain berhenti memakai produk bisnis Meta.

Apakah Meta mengubah cara crawler bekerja?

Meta menyatakan tidak ada perubahan pada cara crawler bekerja. Perusahaan menunjuk robots.txt sebagai mekanisme bagi pemilik konten untuk mengatur akses.

Baca juga

Kumpulan berita terbaru seputar berita Luwu Timur ada di kanal berita Luwu Timur.

LPK Lunarica
Iklan
Redaksi SuaraLutim

Tim redaksi SuaraLutim mengabarkan isu Luwu Timur secara cepat, berani, dan dekat dengan warga. Setiap informasi diverifikasi sebelum diterbitkan.

Baca Juga