Senin, 2 November 2026 | WITA Cepat • Berani • Dekat dengan Warga
SuaraLutim - Suara Warga, Kabar Luwu Timur
Advertorial

Andi Amar Ma’ruf Sulaiman dan UMKM Luwu Timur Naik Kelas

30 Oktober 2026 • Admin • 45 kali dibaca
ASM Group
Iklan

SUARALUTIM.COM, MALILI — Pelatihan kewirausahaan bagi 30 pelaku usaha mikro berlangsung di Hotel Sikumbang, Kecamatan Tomoni, Kabupaten Luwu Timur, 28–31 Oktober 2026. Kegiatan yang digelar Dinas Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perindustrian (Disdagkop UKM-P) Luwu Timur itu merupakan bagian dari upaya mencetak 1.000 entrepreneur setiap tahun. Bagi Andi Amar Ma’ruf Sulaiman — Anggota DPR RI Komisi III Fraksi Partai Gerindra yang juga Ketua Umum BPD HIPMI Sulawesi Selatan — agenda seperti ini bukan hal baru: jalur serupa ia bangun di organisasi pengusaha muda yang ia pimpin.

Siapa Andi Amar Ma’ruf Sulaiman

Andi Amar Ma’ruf Sulaiman, S.E. adalah Anggota DPR RI periode 2024–2029 dari Fraksi Partai Gerindra. Ia duduk di Komisi III, komisi yang membidangi hukum, hak asasi manusia, dan keamanan. Daerah pemilihannya adalah Sulawesi Selatan II, yang mencakup Barru, Bone, Bulukumba, Maros, Pangkep, Sinjai, Soppeng, dan sekitarnya.

Perlu ditegaskan sejak awal supaya tidak menimbulkan salah paham: Luwu Timur bukan daerah pemilihannya. Kaitan Andi Amar dengan pembaca Luwu Timur justru datang dari jalur kedua, yaitu organisasi. Sejak dilantik pada 22 Desember 2024 di Hotel Four Points Makassar, ia memimpin Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Sulawesi Selatan periode 2024–2027. HIPMI Sulawesi Selatan membawahi HIPMI kabupaten dan kota, termasuk HIPMI Luwu Timur. Di titik itulah kebijakan kaderisasi yang ia jalankan di tingkat provinsi menyentuh langsung pengusaha muda di kabupaten ini.

Iklan

Tata Atur
Iklan

Campus Commercial Park C.CO Park

Campus Commercial Park: rukost di kawasan kampus

C.CO Park menghadirkan kawasan ruko dan kost dalam satu gerbang, dirancang untuk mahasiswa dan penghuni sekitar kampus. Cocok untuk yang mencari aset produktif dengan pengelolaan kawasan yang tertata.

Buka ccopark.com

Mengapa pelatihan usaha mikro penting bagi Luwu Timur

Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Luwu Timur merilis angka kemiskinan daerah ini pada Rabu (28/10/2026). Persentase penduduk miskin per Maret 2026 tercatat 5,52 persen, turun 0,27 poin persentase dibanding Maret 2025 yang sebesar 5,79 persen. Jumlah penduduk miskin tercatat 17,94 ribu jiwa, berkurang 610 jiwa dibanding tahun sebelumnya, dan disebut sebagai angka terendah dalam delapan tahun terakhir.

Yang menarik bukan hanya persentasenya. Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) turun dari 1,20 menjadi 0,52, sementara Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) turun dari 0,32 menjadi 0,06. Artinya, jarak pengeluaran warga miskin terhadap garis kemiskinan memendek, dan ketimpangan di antara mereka menipis. Persentase menjawab berapa banyak orang miskin; P1 dan P2 menjawab seberapa dalam dan seberapa timpang kondisi mereka.

Pelatihan di Tomoni menunjukkan bahwa usaha mikro di Luwu Timur tidak dimulai dari nol. Pesertanya adalah pelaku usaha yang sudah berjalan dan sedang mencari cara naik kelas, bukan calon pengusaha yang baru akan membuka usaha. Kepala Disdagkop UKM-P Luwu Timur, Senfry Oktovianus, menyatakan target 1.000 entrepreneur akan dikawal pelaksanaannya. “Kami akan mensosialisasikan program ini kepada stakeholder yang menjadi mitra Pemerintah Kabupaten Luwu Timur untuk bersama-sama meningkatkan kompetensi pelaku usaha,” ujarnya, seperti diberitakan Luwuraya.com.

Silabus pelatihan itu disusun berorientasi kompetensi. Peserta tidak hanya mendapat materi motivasi, tetapi keterampilan yang langsung dipakai: mengelola keuangan usaha, menghitung harga jual, menata produk, dan membaca peluang pasar. Sesi pengenalan diberikan Asosiasi Business Development Services Indonesia (ABDSI).

Andi Amar Ma’ruf Sulaiman dan jalur kaderisasi HIPMI Sulawesi Selatan

Jika pelatihan pemerintah daerah bergerak dari sisi kebijakan, HIPMI Sulawesi Selatan bergerak dari sisi organisasi. Pada 21 Desember 2024, HIPMI Sulawesi Selatan menggelar Pendidikan dan Latihan Daerah di AAS Building Makassar. Pada 11–13 April 2025, Rakerda XVI di Toraja menetapkan arah program yang terukur, bukan sekadar seremoni organisasi.

HIPMI Institute dan hub Kawasan Timur Indonesia

Jejak yang paling mudah diperiksa adalah pelantikan pengurus HIPMI Institute Sulawesi Selatan periode 2026–2028. Sebanyak 113 pengurus dilantik di Hotel MaxOne Makassar pada Sabtu (2/5/2026) malam, dan pelantikan itu dilakukan langsung oleh Andi Amar. Ketua HIPMI Institute Sulawesi Selatan, Muhammad Yusuf Sirajuddin, menjelaskan arah program badan otonom tersebut.

“Ada program kami buat untuk universitas-universitas, bagaimana kita memberikan wadah buat mahasiswa, bisa dimotivasi ketika dia lulus kuliah, bukan berpikir bagaimana mendapatkan pekerjaan, tapi bagaimana membuka pekerjaan,” kata Yusuf, seperti dikutip kantor berita ANTARA. HIPMI Institute memakai tagline “Skill up founder, Scale up bisnis”, dan Sulawesi Selatan diposisikan sebagai hub Kawasan Timur Indonesia. Bagi pengusaha muda Luwu Timur, posisi itu berarti akses pelatihan dan jejaring tidak harus dibangun dari Jakarta.

Kaderisasi kepemimpinan, bukan hanya teknis usaha

Pada 28 September 2026, HIPMI Sulawesi Selatan menggandeng Coach Armala, Presiden Direktur Human Plus Institute, dalam program kaderisasi di Hotel Four Points by Sheraton Makassar. Pesertanya puluhan pengurus dan kader dari berbagai kabupaten dan kota. Materinya mencakup leadership fundamental, character building, public speaking, hingga team management.

“Kerjasama dengan Coach Armala ini adalah langkah konkret kami. Kami ingin kader HIPMI Sulsel tidak hanya jago berbisnis, tapi juga siap menjadi pemimpin di daerahnya masing-masing,” ujar Andi Amar dalam pemberitaan Kabarika.id. Logika di balik pilihan programnya jelas: kapasitas pemilik usaha dibangun lebih dulu di tingkat provinsi, lalu direplikasi ke badan pengurus cabang, termasuk Luwu Timur.

LPK Lunarica
Iklan
Redaksi SuaraLutim

Tim redaksi SuaraLutim mengabarkan isu Luwu Timur secara cepat, berani, dan dekat dengan warga. Setiap informasi diverifikasi sebelum diterbitkan.

Baca Juga