Senin, 2 November 2026 | WITA Cepat • Berani • Dekat dengan Warga
SuaraLutim - Suara Warga, Kabar Luwu Timur
Advertorial

Andi Amar Ma’ruf Sulaiman dan UMKM Luwu Timur Naik Kelas

30 Oktober 2026 • Admin • 46 kali dibaca
ASM Group
Iklan

Apa yang bisa diambil pelaku usaha mikro Luwu Timur

Pelatihan empat hari di Tomoni dan jalur kaderisasi HIPMI Sulawesi Selatan bertemu di satu titik: usaha kecil hanya naik kelas bila pemiliknya menguasai hal-hal dasar dengan rapi. Sebagian langkah berikut bahkan bisa dijalankan tanpa menunggu program baru, termasuk memanfaatkan insentif biaya layanan e-commerce yang berlaku sejak 25 Oktober 2026.

  • Rapikan dokumen usaha. Nomor Induk Berusaha, izin dasar, dan pencatatan penjualan menentukan apakah usaha bisa masuk pembiayaan formal, ritel, atau pengadaan institusi.
  • Hitung harga jual dengan benar. Banyak usaha mikro bertahan lama tanpa untung karena bahan baku, tenaga kerja, dan penyusutan alat tidak dihitung dalam harga.
  • Pisahkan uang usaha dan uang rumah tangga. Terdengar sepele, tetapi ini syarat pertama ketika usaha hendak mengajukan kredit atau bermitra.
  • Ikut jejaring organisasi. Informasi tender, pelatihan, dan calon pembeli jarang datang sendiri ke pelosok; jalur seperti HIPMI atau asosiasi usaha membuka akses itu.
  • Manfaatkan pasar digital sesuai kapasitas. Unggahan produk yang konsisten lebih bernilai daripada kampanye besar yang berhenti setelah sebulan.

Iklan

Campus Commercial Park C.CO Park

Campus Commercial Park: rukost di kawasan kampus

C.CO Park menghadirkan kawasan ruko dan kost dalam satu gerbang, dirancang untuk mahasiswa dan penghuni sekitar kampus. Cocok untuk yang mencari aset produktif dengan pengelolaan kawasan yang tertata.

Tata Atur
Iklan

Buka ccopark.com

Pangan, harga, dan daya beli warga

Selain urusan organisasi, Andi Amar pernah menyoroti sisi paling langsung dari ekonomi rumah tangga, yaitu harga bahan pokok. Dalam kunjungannya ke kegiatan Pasar Pangan Murah pada 16 Agustus 2026, ia menekankan agar program semacam itu benar-benar meringankan warga.

“Yang paling penting adalah masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau. Jangan sampai ada masyarakat yang kesulitan memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari,” ujarnya, seperti dilaporkan Beritasulsel.com. Pernyataan itu penegasan prioritas, dan bagi Luwu Timur yang sebagian warganya bertani dan melaut, harga pangan sekaligus menyangkut pendapatan produsen lokal.

Ketika usaha kecil mampu menekan biaya produksi, memperbaiki kemasan, dan menjangkau pembeli lebih luas, uang berputar lebih lama di daerah. Dampaknya tidak muncul dalam satu kuartal, tetapi arahnya sejalan dengan penurunan P1 dan P2 yang dilaporkan BPS.

Yang belum terverifikasi

Sampai artikel ini disusun pada 30 Oktober 2026, tidak ada agenda baru Andi Amar Ma’ruf Sulaiman pada 29–30 Oktober 2026 yang bisa dikutip dari sumber tepercaya. Karena itu artikel ini tidak mengarang kegiatan, tanggal, atau kutipan baru. Agenda HIPMI BizTrip: Vale Experience 2026 dijadwalkan pada Oktober 2026, tetapi tanggal pasti, lokasi, dan kanal pendaftarannya belum diumumkan penyelenggara. Artikel ini juga tidak memuat pernyataan khusus Andi Amar soal pelatihan di Tomoni, karena pernyataan semacam itu belum ada; pelatihan itu digelar pemerintah daerah, bukan HIPMI.

FAQ

Apakah Andi Amar Ma’ruf Sulaiman anggota DPR dari daerah pemilihan Luwu Timur?

Bukan. Ia Anggota DPR RI dari daerah pemilihan Sulawesi Selatan II. Kaitannya dengan Luwu Timur datang dari jabatannya sebagai Ketua Umum BPD HIPMI Sulawesi Selatan, organisasi yang membawahi HIPMI Luwu Timur.

Apakah pelatihan 28–31 Oktober 2026 di Tomoni digelar HIPMI?

Tidak. Pelatihan itu digelar Disdagkop UKM-P Kabupaten Luwu Timur dan diikuti 30 pelaku usaha mikro, dengan narasumber dari ABDSI. HIPMI Sulawesi Selatan punya jalur kaderisasi sendiri, seperti Diklatda, HIPMI Institute, dan program kepemimpinan bersama Coach Armala.

Mengapa pelatihan usaha mikro dikaitkan dengan angka kemiskinan?

Karena usaha mikro menyerap tenaga kerja dan menghasilkan pendapatan rumah tangga. BPS Kabupaten Luwu Timur mencatat kemiskinan turun menjadi 5,52 persen per Maret 2026, dengan indeks kedalaman dan keparahan juga menurun. Pelatihan bukan satu-satunya penyebab, tetapi ia memperkuat pelaku usaha yang sudah berjalan.

Sumber: Luwuraya.com, ANTARA Sulawesi Selatan, Beritasulsel.com, Kabarika.id, serta rilis BPS Kabupaten Luwu Timur 28 Oktober 2026.

Baca juga

Kumpulan berita terbaru seputar berita Luwu Timur ada di kanal berita Luwu Timur.

Gambar: Dok. Diskominfo Luwu Timur via Luwuraya.com.

LPK Lunarica
Iklan
Redaksi SuaraLutim

Tim redaksi SuaraLutim mengabarkan isu Luwu Timur secara cepat, berani, dan dekat dengan warga. Setiap informasi diverifikasi sebelum diterbitkan.

Baca Juga