Peluang Usaha di Luwu Timur: dari Pakan ke Logistik
Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi, dalam keterangan di Makassar, Sabtu (24/10/2026) yang dikutip ANTARA Sulawesi Selatan, menyatakan Sulsel siap menjadi simpul produksi dan distribusi pangan kawasan Sulawesi, Maluku, dan Papua. Komoditas unggulan yang ia sebut antara lain beras, cabai, bawang merah, jagung, telur, daging ayam, dan perikanan.
Yang ia soroti justru sisi lemahnya: keterbatasan fasilitas rantai dingin dan tingginya biaya logistik angkutan laut. Menurutnya, ketahanan pangan tidak ditentukan produksi saja, tetapi juga kemampuan menghubungkan daerah surplus dengan daerah yang membutuhkan. “Konektivitas sangat dibutuhkan,” ujarnya pada Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera Sulampua 2026.
Di Luwu Timur, ujung rantai itu terlihat dari kelompok-kelompok ternak yang menerima bantuan dan pembinaan. Awal November 2026, 37 ekor kambing bantuan tiba di kelompok penerima Desa Pekaloa, Kecamatan Towuti, dan diminta dikembangbiakkan sebagai usaha, bukan dihabiskan sebagai konsumsi. Sebelumnya, peternak Tomoni Timur dilatih biosekuriti agar ternak tidak mudah sakit.
Dua agenda itu menyentuh persoalan yang sama: pakan dan kesehatan ternak adalah dua pos pengeluaran terbesar usaha peternakan rakyat. Ketika harga pakan naik, keuntungan tergerus dan bantuan ternak kehilangan daya dorongnya. Karena itu, rantai jagung pakan yang ditata negara berdampak langsung pada dapur rumah tangga peternak di Luwu Timur.
Iklan

Campus Commercial Park: rukost di kawasan kampus
C.CO Park menghadirkan kawasan ruko dan kost dalam satu gerbang, dirancang untuk mahasiswa dan penghuni sekitar kampus. Cocok untuk yang mencari aset produktif dengan pengelolaan kawasan yang tertata.
Yang Bisa Disiapkan Pengusaha Muda Luwu Timur
Dari rangkaian kebijakan di atas, ada beberapa langkah yang bisa diambil tanpa menunggu program turun ke desa:
- Masuk sebagai mitra pasokan, bukan pengecer. Koperasi dan kelompok ternak membutuhkan pemasok yang konsisten jumlah dan jadwalnya. Kontrak pasokan sederhana dengan tenggat dan mutu yang jelas lebih bernilai daripada penjualan eceran.
- Bangun kapasitas simpan dan kering. Jagung yang lembap kehilangan mutu dan harga. Pengeringan dan gudang kecil berskala kelompok dapat menjadi jasa yang dibayar petani.
- Kejar efisiensi angkut. Biaya logistik laut yang tinggi membuat pengiriman jarak jauh rapuh. Pelaku usaha yang bisa mengonsolidasi muatan beberapa kelompok akan lebih tahan harga.
- Rapikan pembukuan dan badan usaha. Kemitraan dengan koperasi, Bulog, atau perbankan hampir selalu menuntut legalitas dan catatan keuangan yang bisa diperiksa.
- Ambil posisi di hilirisasi. Pakan jadi, pengolahan kotoran menjadi pupuk, dan produk olahan ternak memberi nilai tambah yang tidak bergantung pada harga komoditas mentah.
Kaderisasi HIPMI Sulawesi Selatan sebagai Jalur Masuk
Jalur masuknya bukan tanpa saluran. BPD HIPMI Sulawesi Selatan dilantik pada 22 Desember 2024 di Hotel Four Points Makassar dengan 241 pengurus yang mewakili wirausaha dari 24 kabupaten dan kota. Pada 2 Mei 2026, HIPMI Institute Sulawesi Selatan melantik 113 pengurus di Hotel MaxOne dan diposisikan sebagai hub kawasan timur Indonesia untuk peningkatan kapasitas pelaku usaha.
HIPMI Sulawesi Selatan juga menggandeng Coach Armala dalam kaderisasi intensif di Hotel Four Points by Sheraton Makassar, 28 September 2026, dengan materi kepemimpinan hingga manajemen tim. Bagi pengusaha muda Luwu Timur, yang ditawarkan organisasi ini bukan janji modal, melainkan jejaring, pelatihan, dan disiplin mengelola usaha.
Sebagai lanjutan dari pembahasan agribisnis yang pernah diangkat SuaraLutim pada 26 September 2026, persoalannya kini bergeser dari ajakan bertani ke pertanyaan yang lebih teknis: siapa yang mengisi rantai pasoknya. Regenerasi petani tetap penting, tetapi tanpa pemasok pakan, transportasi, dan pembeli yang stabil, regenerasi itu berhenti di lahan.
FAQ: Pakan Ternak dan Peluang Usaha Luwu Timur
Apakah jagung dari Sulawesi Selatan memang dikirim ke Jawa?
Ya. Perum Bulog memuat 10.000 ton jagung program SPHP di Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar untuk dikirim ke Tanjung Perak, Surabaya, bagian dari mobilisasi sekitar 33.000 ton dari Sulawesi Selatan, Gorontalo, dan NTB.
Apa hubungan Andi Amar Ma’ruf Sulaiman dengan isu pakan ternak?
Ia Ketua Umum BPD HIPMI Sulawesi Selatan 2024–2027, organisasi yang menjalankan kaderisasi pengusaha muda hingga kabupaten dan kota, dan Anggota DPR RI Komisi III Fraksi Gerindra dari daerah pemilihan Sulawesi Selatan II. Artikel ini tidak memuat pernyataannya soal jagung pakan karena tidak ada pernyataan resmi yang bisa dikutip sampai 1 November 2026.
Apakah Luwu Timur sudah menjadi sentra jagung?
Tidak ada data produksi jagung Luwu Timur yang dipakai dalam artikel ini, sehingga klaim semacam itu tidak dibuat. Yang bisa dipastikan, Luwu Timur memiliki basis peternakan rakyat dan pertanian pangan yang menjadi pembeli pakan, serta kelompok ternak yang aktif dibina sepanjang 2026.
Sumber: ANTARA (22 Oktober 2026) untuk pengiriman jagung SPHP dari Makassar dan keterangan Perum Bulog; Kementerian Pertanian, bpmsph.ditjenpkh.pertanian.go.id (28 Oktober 2026) untuk Rapat Koordinasi Kemitraan Jagung Pakan 27 Oktober 2026; ANTARA Sulawesi Selatan (24 Oktober 2026) untuk keterangan Wakil Gubernur Sulsel Fatmawati Rusdi pada GPIPS Sulampua 2026; ANTARA Sulawesi Selatan (2 Mei 2026) dan Media Indonesia (16 Juli 2026) untuk data kepengurusan dan Diklatda HIPMI Sulawesi Selatan; Infosulawesi.com (28 September 2026) untuk program kaderisasi bersama Coach Armala.
Baca juga
- PAN Luwu Timur: Lima Anggota Banggar Kawal APBD 2027
- PAN Luwu Timur: Menjaga Warisan Pendidikan Ponpes Lauwo
- UMKM Luwu Timur dan Merek Usaha: Langkah Andi Amar
Kumpulan berita terbaru seputar berita Luwu Timur ada di kanal berita Luwu Timur.
Gambar: Dok. ANTARA / Humas Perum Bulog.


