Kamis, 5 November 2026 | WITA Cepat • Berani • Dekat dengan Warga
SuaraLutim - Suara Warga, Kabar Luwu Timur
Advertorial

PAN Luwu Timur: Abdul Halim dan Haul Nurul Junaidiyah

3 November 2026 • Admin • 33 kali dibaca
Anggota DPRD Luwu Timur Abdul Halim dari PAN Luwu Timur di haul Ponpes Nurul Junaidiyah Lauwo
Gambar: Dok. Koranta.id (Haul pendiri Ponpes Nurul Junaidiyah Lauwo, Burau, 25 Oktober 2026).
ASM Group
Iklan

SUARALUTIM.COM, BURAU — PAN Luwu Timur kembali terlihat dalam agenda kebersamaan warga. Anggota DPRD Kabupaten Luwu Timur, Abdul Halim, S.Kom, menghadiri peringatan haul pendiri Pondok Pesantren Nurul Junaidiyah Lauwo, Almarhum H. Abdul Aziz Rajmal, M.H.I, di Desa Lauwo, Kecamatan Burau, Sabtu (25/10/2026).

Kehadiran legislator dari Fraksi PAN itu bukan dalam kapasitas berbicara anggaran, melainkan ikut serta dalam rangkaian ziarah dan syukuran yang dihadiri ratusan santri serta orang tua santri. Dalam forum itu, Abdul Halim menyebut almarhum sebagai teladan bagi masyarakat Luwu Timur.

PAN Luwu Timur dan tradisi haul pesantren

Haul merupakan peringatan tahunan yang lazim digelar keluarga dan santri untuk mengenang seorang ulama atau pendiri lembaga pendidikan. Di Luwu Timur, agenda seperti ini jarang masuk liputan politik, padahal di situlah hubungan antara wakil rakyat dan lembaga pendidikan keagamaan terbentuk.

Bagi Fraksi PAN, kehadiran anggota dewan di forum pesantren sejalan dengan prioritas legislasi yang berulang kali mereka sampaikan dalam pembahasan anggaran: pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia. PAN Luwu Timur memegang lima kursi di DPRD Kabupaten Luwu Timur periode 2024–2029, dengan anggota yang tersebar di sejumlah komisi dan badan.

Tata Atur
Iklan

Abdul Halim sendiri duduk di Komisi I Bidang Pemerintahan, anggota Badan Musyawarah, dan anggota Bapemperda, untuk daerah pemilihan Luwu Timur 2 yang meliputi Kecamatan Angkona dan Kalaena. Posisi itu tidak membuatnya hanya bekerja pada isu pemerintahan. Dalam beberapa forum, ia tampil mewakili fraksi untuk urusan yang bersinggungan dengan layanan dasar warga.

Iklan

Kawasan Paviliun Akademika di Akademika Townhouse Gowa

Paviliun Akademika: punya kost tanpa repot kelola

Paviliun Akademika menghadirkan pilihan investasi kost terkelola di Akademika Townhouse, Gowa. Unit disiapkan untuk disewakan, dengan pengelolaan kawasan yang ditangani pemilik proyek.

Buka paviliun.site

Siapa yang hadir di Haul Nurul Junaidiyah

Peringatan haul di Desa Lauwo itu dihadiri Wakil Bupati Luwu Timur Puspawati Husler, Kepala Kantor Kementerian Agama Luwu Timur Rusdidaming, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Awaluddin, Kepala Dinas Sosial Masdin, anggota DPRD Harisal, Camat Burau Darlin, Kepala BSI, Kapolsek Burau AKP Ahmar Wijaya, serta perwakilan Koramil 1403-13/Wotu.

Rangkaian acara dibuka Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Junaidiyah Lauwo, Nurchalis Aziz, M.Pd. Ia merupakan putra kandung almarhum dan dalam sambutannya menceritakan perjalanan sang ayah merintis pesantren dari nol hingga menjadi salah satu pusat pendidikan Islam di Luwu Timur.

Nurchalis Aziz juga tercatat sebagai anggota DPRD Kabupaten Luwu Timur dari Fraksi PAN untuk daerah pemilihan Luwu Timur 3 yang meliputi Kecamatan Wotu dan Burau. Ia menjabat Sekretaris Komisi I Bidang Pemerintahan serta anggota Badan Musyawarah. Dengan begitu, satu forum pesantren mempertemukan dua legislator Fraksi PAN dari dua daerah pemilihan berbeda.

Perlu dicatat, keanggotaan Fraksi PAN tidak selalu identik dengan partai asal saat pemilu. Sebagian anggota duduk di Fraksi PAN meski dicalonkan partai lain pada Pemilu 2024. Karena itu, sebutan yang tepat adalah anggota Fraksi PAN atau legislator dari Fraksi PAN. Susunan itu mengacu pada Keputusan DPRD Kabupaten Luwu Timur Nomor 24 Tahun 2024 tentang perubahan susunan alat kelengkapan dewan.

Pesan Abdul Halim: lanjutkan kerja pendidikan

Dalam acara tersebut, Abdul Halim menyampaikan bahwa almarhum bukan sekadar pendiri pondok, tetapi guru bagi banyak orang. Ia menegaskan semangat berdakwah dan mendidik itu harus dilanjutkan.

Pernyataan itu sederhana, tetapi menyentuh persoalan yang lebih luas. Pesantren di Luwu Timur umumnya tumbuh dari tanah dan bangunan yang diurus swadaya. Ketika sebuah pesantren berkembang, kebutuhan berikutnya muncul: ruang kelas, asrama, air bersih, dan akses jalan. Di titik itulah dukungan kebijakan daerah menjadi penting.

Pada haul tersebut, rangkaian acara juga mencakup pemotongan pita peresmian bangunan kelas baru santri serta penanaman bibit alpukat di lingkungan pesantren. Keduanya memperlihatkan arah pengembangan yang tidak berhenti pada peringatan seremonial, melainkan menyentuh sarana belajar dan kemandirian ekonomi pondok.

Pendidikan sebagai prioritas yang bisa diperiksa

Klaim bahwa sebuah fraksi memperhatikan pendidikan sebaiknya tidak berhenti pada pernyataan. Dalam pembahasan anggaran daerah, Fraksi PAN beberapa kali menempatkan pendidikan sebagai salah satu catatan. Pada pembahasan perubahan APBD 2026, fraksi menyoroti kebutuhan perbaikan fasilitas sekolah, termasuk usulan memasukkan perbaikan sekolah yang terdampak longsor ke dalam perubahan anggaran.

Catatan serupa muncul ketika fraksi menyampaikan pandangan atas Rancangan APBD 2027. Pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia disebut sebagai bagian dari kualitas belanja daerah yang perlu diperkuat, bersama pelayanan kesehatan dan pemerataan infrastruktur.

Yang bisa diperiksa publik bukan hanya isi pidato, tetapi apakah usulan itu masuk ke dokumen anggaran dan terealisasi di sekolah. Karena itu, agenda haul di Burau layak dibaca sebagai pintu masuk: legislator bertemu pengelola pesantren, mendengar kebutuhan, lalu membawanya ke forum anggaran. Tanpa tindak lanjut, pertemuan seperti ini hanya berhenti sebagai foto bersama.

Mengapa pesantren penting bagi Luwu Timur

Pesantren di kabupaten ini berperan sebagai lembaga pendidikan, pusat kegiatan keagamaan, dan kadang menjadi simpul ekonomi desa. Santri yang menetap membutuhkan layanan dasar, dari air bersih hingga akses transportasi. Warga sekitar pondok mendapat tambahan penghasilan dari warung dan jasa.

Karena itu, persoalan pesantren bukan urusan satu dinas. Ada kewenangan kabupaten untuk sarana pendidikan, ada kewenangan desa untuk infrastruktur lingkungan, dan ada peran Kementerian Agama untuk urusan keagamaan. Kehadiran anggota dewan dalam forum seperti haul membantu menjembatani tiga jalur itu.

Bagi warga, cara menguji komitmen tersebut cukup sederhana: tanyakan apakah usulan pesantren masuk daftar prioritas, apakah ada anggaran yang dialokasikan, dan kapan pekerjaan dimulai. Jawaban atas tiga pertanyaan itu lebih bermakna daripada pernyataan dukungan apa pun.

Selain itu, pesantren kerap menyimpan arsip sosial yang tidak dimiliki lembaga lain: catatan tentang pendiri, tanah wakaf, dan jaringan alumni. Ketika pemerintah daerah hendak menyusun kebijakan pendidikan berbasis komunitas, informasi seperti ini berguna. Karena itu, kehadiran legislator di forum haul bukan hanya soal penghormatan, tetapi juga kesempatan mendengar persoalan yang jarang muncul dalam rapat formal, misalnya status lahan, kebutuhan asrama, atau akses air bersih.

FAQ: PAN Luwu Timur dan Haul Nurul Junaidiyah

Kapan dan di mana haul berlangsung?

Haul pendiri Pondok Pesantren Nurul Junaidiyah Lauwo digelar di Desa Lauwo, Kecamatan Burau, Kabupaten Luwu Timur, pada Sabtu, 25 Oktober 2026.

Siapa Abdul Halim dalam Fraksi PAN?

Abdul Halim, S.Kom adalah anggota DPRD Kabupaten Luwu Timur dari Fraksi PAN untuk daerah pemilihan Luwu Timur 2 (Angkona–Kalaena), yang duduk di Komisi I Bidang Pemerintahan dan menjadi anggota Bapemperda.

Apakah artikel ini memuat kutipan baru dari fraksi?

Tidak. Kutipan yang digunakan adalah kutipan Abdul Halim sebagaimana dilaporkan Koranta.id. Artikel tidak menambahkan pernyataan yang tidak disampaikan dalam pemberitaan tersebut.

Sumber

Fakta kegiatan bersumber dari laporan Koranta.id berjudul “Anggota DPRD Lutim Abdul Halim Hadiri Haul Pendiri Ponpes Nurul Junaidiyah Lauwo, Kenang Jasa Almarhum H. Abdul Aziz Rajmal” (25 Oktober 2026). Susunan fraksi dan penempatan alat kelengkapan dewan merujuk Keputusan DPRD Kabupaten Luwu Timur Nomor 24 Tahun 2024 yang dipublikasikan pada laman e-PPID Luwu Timur.

Pembaca dapat menelusuri tulisan SuaraLutim sebelumnya tentang Nurchalis Azis dan pendidikan pesantren serta Abdul Halim mengawal aspirasi Angkona–Kalaena. Dokumen susunan alat kelengkapan dewan tersedia di e-PPID Luwu Timur.

Gambar: Dok. Koranta.id (Haul pendiri Ponpes Nurul Junaidiyah Lauwo, Burau, 25 Oktober 2026).

Baca juga

Kumpulan berita terbaru seputar berita Luwu Timur ada di kanal berita Luwu Timur.

LPK Lunarica
Iklan
Redaksi SuaraLutim

Tim redaksi SuaraLutim mengabarkan isu Luwu Timur secara cepat, berani, dan dekat dengan warga. Setiap informasi diverifikasi sebelum diterbitkan.

Baca Juga